Pernah
dengar kata UMAMI ? Iya, tepat sekali itu tuh yang ada di iklan penyedap rasa
alias MSG. MSG atau monosodium glutamat sering kali disebut-sebut
tidak baik bagi kesehatan. Ingat banget dulu waktu kecil dilarang jajan
sembarangan karena takut ada MSG-nya. But you knot what ? MSG itu
ternyata tidak semengerikan itu.
Sebelum
membahas MSG mari saya perkenalkan dahulu tentang UMAMI. Rasa UMAMI ini
bersifat halus (subtle) bercampur dengan rasa lainnya (terutama asam),
berkombinasi dengan flavor, dan bergabung dengan garam. Nah, umami
sekarang ini disebut sebagai rasa dasar ke-5 setelah manis, asin, asam, dan pahit. Umami sendiri sudah lama diteliti oleh para pakar di
Jepang. Rasa umami ini dapat ditemukan dalam MSG seperti yang kita bahas
tadi. Ternyata MSG setelah dilakukan penelitian tidaklah berbahaya bagi
kesehatan alias aman dikonsumsi dengan batas penggunaan secukupnya. Secara
alami sensor lidah akan membatasi jumlah MSG dengan sendirinya. Terus bagaimana
bisa muncul isu kalo MSG berbahaya? Menurut cerita dosen saya dan sumber
yang saya baca, permasalahan ada pada metode penilitian. Injeksi atau pemberian
MSG pada “kelinci percobaan” melewati dosis dan tanpa asupan makanan lain.
Selain
sebagai pemberi rasa umami, glutamat sendiri baik bagi kesehatan seperti
menekan obesitas dan mendukung kesehatan otak. Kombinasi MSG dan garam
dapur dapat mengurangi jumlah sodium total dalam makanan untuk menghasilkan
cita rasa enak, dibandingkan hanya dengan menggunakan garam dapur secara
tunggal. Hal ini dikarenakan jumlah sodium dalam 1 gr MSG lebih rendah
dibanding dalam 1 gr garam dapur. Maka, dalam jumlah sama garam dapur dapat
memberikan resiko yang lebih besar bagi penderita hipertensi.
Diambil dari berbagai sumber
0 comments:
Poskan Komentar